Jazz Amerika VS Jazz Etnik Di Java Jazz Festival 2016

Jazz Amerika VS Jazz Etnik di Java Jazz Festival 2016 – selamat datang di blog Discuz .ID | Media Informasi Terbaru yang menyajikan berita teraktual dan terkini yang dimuat pada sub topik pembahasan Hiburan.

709f892f e069 44f5 a663 329ff424ce0a 43 » Jazz Amerika VS Jazz Etnik Di Java Jazz Festival 2016

Jakarta

Hari pertama Java Jazz Festival (JJF) 2016 berhasil membuat terperangah. Padahal acaranya belum separuh jalan.

Penyebabnya adalah jazzer Amerika Serikat bernama Michelle Walker. Di panggung kecil Brava Hall, Michelle Walker dengan santai memukau JJF 2016, Jumat (4/3/2016) yang kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hanya bermodalkan piano, bass dan drum, Michelle memberi suguhan jazz yang padat. Muntahan vokal dari mulutnya yang beraneka ragam ketinggian, terdengar nikmat di telinga. Belum lagi, permainan solo drum, piano dan bass yang tak kalah.

Penyanyi kelahiran 1967 yang memulai karier sebagai penulis lagu dan arranger itu seperti membuktikan bahwa musik jazz yang terdengar rumit, bisa terlihat sederhana. Salah satu lagu yang dibawakan dari satu jam penampilannya adalah megahits ‘L.O.V.E’ yang digubah kental bernuansa swing jazz.

Lain lagi di panggung grup lokal Tohpati Ethnomission. Dengan gaharnya, Tohpati bersama Indro Hardjodikoro, Demas Narawangsa, Endang Ramdan dan Diki Suwardjiki meramu musik jazz bercampur etnik.

afd1cd83 6d73 465b abe9 e1698aadbc1e 169 » Jazz Amerika VS Jazz Etnik Di Java Jazz Festival 2016

Melodi gitar elektrik dan bass yang adu kencang bersama ketukan drum, dikawinkan dengan seruling dan kendang. Mendengarkan band kelahiran 2009 memainkan ‘Ethno Funk’ dan ‘Rancak’ membuat kepala tak berhenti bergoyang dan mulut terus berdecak kagum.

Meski tanpa vokal, Tohpati Ethnomission bernyanyi dengan merdu. Terkahir, sebelum turun panggung, mereka memainkan ‘Janger’.

Selain dua nama tadi, ada juga Boney James. Musisi jazz kontemporari yang juga mampu menghipnotis gelaran JJF ke-12 tahun ini.

Sisanya, ada Naif yang turut meramaikan JJF 2016 hari pertama. Tampil di panggung utama D2, David, Pepeng, Jarwo dan Emil dibantu tiga horn section bersentajakan saksofon, terumpet dan trombon.

bc66fbe6 1539 4b1b b9f6 03635019730d 169 » Jazz Amerika VS Jazz Etnik Di Java Jazz Festival 2016

Walaupun masih menyuguhkan sentilan komedi, Naif cukup hebat menurunkan ego musik pop-nya. Lagu ‘Televisi’ dibuat ‘gantung’, layaknya musik jazz. “Lagunya lumayan jazz ya lah ya,” celetuk sang vokalis disambut tawa penonton yang tumpah ruah.

Melanjutkan aksinya, Naif yang seragam dengan kaos turtleneck hitam memainkan lagu-lagu berdasarkan permintaan penonton. Di antaranya ada hits ‘Benci Untuk Mencinta’ dan ‘Posesif’ yang dinyanyikan dengan lantang oleh penonton.

Sebentar lagi, salah satu penampil utama di JJF 2016 hari pertama akan tampil. Dia adalah Robin Thicke. Seperti apa? Tunggu saja ya.

(mif/kmb)

Sumber: http://hot.detik.com
Artikel tentang Jazz Amerika VS Jazz Etnik di Java Jazz Festival 2016 ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk mendapatkan update terbaru terkait berita Hiburan, terima kasih telah meluangkan waktunya.