Studi: Orang Yang Gemar Kegiatan Berbahaya Punya Otak Lebih Tipis

Studi: Orang yang Gemar Kegiatan Berbahaya Punya Otak Lebih Tipis – selamat datang di blog Discuz .ID | Media Informasi Terbaru yang menyajikan berita teraktual dan terkini yang dimuat pada sub topik pembahasan Kesehatan.

95e6b666 5e9f 46c7 a163 bd6a11268715 43 » Studi: Orang Yang Gemar Kegiatan Berbahaya Punya Otak Lebih Tipis

Jakarta, Umumnya sebagian besar orang berusaha sebisa mungkin menghindari risiko. Itu wajar karena menurut peneliti sudah tertanam di dalam diri secara evolusi untuk membantu manusia bisa bertahan. Tanpa rasa takut yang sehat terhadap bahaya, seseorang berkemungkinan untuk terlibat dalam suatu masalah yang mengancam jiwa.

Namun demikian, tak bisa dipungkiri juga ada beberapa orang yang menyukai bahaya. Disebut sebagai adrenaline junkies, mereka sengaja mencoba hal-hal ekstrem yang disebut bila semakin berbahaya maka semakin bagus.

Nah terkait hal tersebut menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Harvard University, Yale University, dan Massachusetts General Hospital menemukan jawaban mengapa ada orang yang menyukai bahaya ini ada di otak. Hasil pindaian otak dari 1.200 orang muda sehat menunjukkan bahwa para penyuka bahaya ini punya bagian otak tertentu yang lebih tipis dibandingkan pada umumnya.

Baca juga: Perubahan Iklim Pengaruhi Kesehatan Jantung, Paru-paru Hingga Otak

Pada partisipan yang lebih mungkin untuk menyukai rangsangan bahaya, otaknya memiliki jaringan abu-abu (grey matter) lebih sedikit terutama pada korteks otak bagian proses pengambilan keputusan dan pengendalian diri.

“Temuan ini memungkinkan kita untuk memahami lebih baik bagaimana variasi normal pada anatomi otak di populasi umumnya dapat menunjukkan bias baik karakteristik temperamental dan perilaku kesehatan,” ujar pemimpin studi Avram Holmes dari Yale University, dikutip dari Live Science .

Ahli neuropsikologi Kristine Beate Walhovd dari University of Oslo berkomentar bahwa studi ini cukup kuat karena partisipan yang dipilih dalam studi sehat. Artinya bagian otak yang tipis ini terjadi bukan karena penyakit atau penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Bukan Sepakbola, Cedera Otak Terberat Justru Ditemukan pada Atlet Olahraga Ini(fds/vit)

Sumber: http://health.detik.com
Artikel tentang Studi: Orang yang Gemar Kegiatan Berbahaya Punya Otak Lebih Tipis ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk mendapatkan update terbaru terkait berita Kesehatan, terima kasih telah meluangkan waktunya.