Untuk Orang Asia, Kebiasaan Makan Buah Lebih Menguntungkan Jantungnya

Untuk Orang Asia, Kebiasaan Makan Buah Lebih Menguntungkan Jantungnya – selamat datang di blog Discuz .ID | Media Informasi Terbaru yang menyajikan berita teraktual dan terkini yang dimuat pada sub topik pembahasan Kesehatan.

c8cfcc8d 0861 435d 84e4 572b9cc7324b 43 » Untuk Orang Asia, Kebiasaan Makan Buah Lebih Menguntungkan Jantungnya

London, Di seluruh penjuru dunia, jumlah pasien penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung dan kanker terus bertambah. Namun pertambahan terbesar terjadi di Asia, khususnya di negara berkembang.

Salah satu penyebabnya adalah kesadaran masyarakat Asia untuk menjaga kesehatan yang tidak sebesar masyarakat di negara maju. Oleh karena itu ada kalanya rekomendasi yang diberikan pakar tentang kesehatan kerapkali hanya dianggap angin lalu di negara berkembang.

Hingga kemudian seorang pakar bernama Dr Huaidong Du dari University of Oxford melakukan penelitian tentang kebiasaan makan buah pada orang Asia, khususnya China. Du mengaku penasaran karena selama ini kebiasaan makan buah hanya dipraktikkan secara rutin di negara-negara Barat.  

Baca juga: Kasus Kanker Sekarang Lebih Banyak Terjadi di Negara Berkembang

Pengamatan dilakukan pada 512.891 orang China berumur 35-74 tahun yang tersebar di 10 daerah di penjuru China. Kesemuanya tidak mempunyai riwayat penyakit kardiovaskular ataupun tekanan darah tinggi.

Tujuh tahun kemudian, Du memperoleh fakta mengejutkan, bahwa mereka yang makan buah segar semisal apel, pir dan jeruk setiap hari mengalami penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebanyak 40 persen.

Penurunan risiko juga terjadi untuk gangguan koroner seperti serangan jantung dan stroke, yaitu sebesar 34 persen lebih banyak daripada yang jarang makan buah ataupun tidak pernah sama sekali. Hal ini dikarenakan buah-buahan mengandung potassium, serat dan antioksidan yang dapat menurunkan tensi sekaligus gula darah.

Menariknya, dampak makan buah di China jauh lebih besar daripada yang ditemukan pada populasi orang Barat. Ambil contoh, hasil meta-analisis terbaru dari enam studi yang melibatkan 680.000-an orang di Barat. Dari sini terungkap konsumsi buah perhari hanya dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar lima persen saja.

Baca juga: Pengidapnya Mencapai 440 Juta, Diabetes Ancam Negara Kaya dan Miskin

“Kaitan antara konsumsi buah dengan risiko kardiovaskular nampaknya justru lebih kuat di China, padahal jarang ada yang makan buah,” tandas Du seperti dilaporkan Asia One.

Bahkan dari survei hanya ditemukan 18 persen masyarakat China yang mengonsumsi buah segar setiap harinya.

Kendati demikian, Du menemukan bahwa hampir 95 persen masyarakat China memilih sayuran segar untuk makanan sehari-hari, sehingga ia tidak dapat serta-merta memastikan jika manfaat penurunan risiko sakit jantung pada orang China hanyalah berasal dari konsumsi buah.

(lll/vit)

Sumber: http://health.detik.com
Artikel tentang Untuk Orang Asia, Kebiasaan Makan Buah Lebih Menguntungkan Jantungnya ini semoga dapat memberikan ide dan inspirasi serta jangan lupa untuk bergabung dengan media sosial kami untuk mendapatkan update terbaru terkait berita Kesehatan, terima kasih telah meluangkan waktunya.